Monday, December 3, 2012

Sensatiocraft Siapkan Workshop di Seluruh Indonesia

Kerja sama Sensatiocraft dan Kemenpora, dalam Rangka Meningkatkan Kreativitas Pemuda di Seluruh Indonesia.



I.Workshop Pembuatan Lampu Kristal Dari Botol Aqua Bekas.


Pendahuluan
Lampu kristal 
Lampu Kristal adalah lampu yang mewah, mahal dan tidak tiap orang bisa memilikinya. Benarkah pernyataan seperti itu? Ternyata salah.
Lampu Kristal dapat dibuat sendiri dengan mudah dan murah, bahkan dengan barang bekas sekalipun dapat tercipta Lampu Kristal yang jauh lebih unik dan lebih megah dari yang selalu ada di pasaran.

Latar Belakang
Kami banyak menemukan tempat ibadah, baik itu masjid, gereja dan tempat ibadah lain, menggunakan lampu Kristal sebagai lampu utamanya. Lampu tersebut dibeli dengan harga mahal, karena memang impor, meskipun bentuk dan kualitasnya biasa saja.
Kami mengajarkan pembuatan lampu Kristal, dengan bahan dasar botol aqua bekas, dengan desain unik, lain dari yang lain, kami yakin produk lampu Kristal dari pelatihan ini, akan laku di pasaran.
Denga melibatkan komunitas dan kegiatan baik di pemerintahan ,maupun kegiatan swasta, pasti banyak yang mendukung untuk mencintai produk sendiri, yang selama ini hanya slogan belaka. Mari benar benar ciptakan dan realisasikan  “ Cinta Produk Sendiri”

Maksud dan Tujuan
Pelatihan dimaksudkan agar terbentuk sumber daya manusia yang punya pemikiran maju dan keluar dari pola usaha biasa, yang selalu terkendala oleh:
  1. Modal      
  2. Pendidikan   
  3. Teknologi   
  4. Pemasaran
Tujuan dari pelatihan ini
1.    Bisa membuat Lampu Kristal sendiri tanpa bantuan orang lain.
2.    Bisa mandiri menjadi pengusaha kerajinan seni recycle.
3.    Melatih berfikir kreativ.
Sasaran Pelatihan
Dengan banyaknya angkatan kerja yang berlimpah di Indonesia, sudah saatnya kita mulai menciptakan usaha mandiri, artiya dimulai dari diri kita sendiri. Peserta terbuka bagi siapa saja yang punya kemauan keras untuk maju dan berani berusaha tidak tergantung pada orang lain.

Manfaat mengikuti Workshop
  1. Bisa usaha sendiri  tanpa kesulitan modal
  2. Bisa menciptakan lapangan kerja baru
  3. Membantu sesama yang kesusahan, pemulung, pengangguran, gelandangan dsb.
  4. Mendidik untuk tidak hidup konsumtive
  5. Mengurangi konflik di masyarakan, karena sibuk dengan pekerjaanya.
  6. Mencintai produk sendiri
  7. Ikut memelihara lingkungan kita, bersih dari polusi plastic,dsb.


II.Workshop Pembuatan Lampu Pralon Dari Sisa Konstruksi

Pendahuluan
Mini lamp
Banyak ditemukan sisa pipa plastic/pralon di banyak pembangunan gedung , rumah, jalan dsb.
Pralon sisa tersebut tidak bisa dikatakan bekas karena memang bahannya masih baru,hanya karena ukurannya yang pendek maka tidak bisa dipakai lagi untuk konstruksi, maka potongan pipa pralon tersebu dapat dimanfaatkan baik untuk lampu, atau jam meja juga hiasan lain yang unik. Ini sungguh bahan yang murah dan berlimpah di sekitar kita.

Latar Belakang
Banyak ditemukan di pasaran, produk produk buatan China, seperti lampu meja, jam meja dsb. Bisa dibilang tidak murah juga karena mutu dan kualitas barangnya yang biasa saja. Produk produk tersebut kebanyakan dibuat dari limbah plastic yang diproses lagi lewat fabrikasi dengan cara dilebur dan dibentuk lagi menjadi produk baru. Ironisnya bahan limbah plastic tsb banyak berasal dari Indonesia.
Nah  apa kita hanya diam saja! Padahal kita terjajah secara ekonomi.
Mari kita manfaatkan limbah plastic di sekitar kita menjadi barang seni yang fungsional. Kita harus bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri, missal  lampu meja, lampu belajar, jam meja, …yuk kita buat sendiri.

Maksud dan Tujuan
Pelatihan dimaksudkan agar terbentuk sumber daya manusia yang punya pemikiran maju dan keluar dari pola usaha biasa, yang selalu terkendala oleh: 
  1. Modal
  2. Pendidikan
  3. Teknologi
  4. Pemasaran

Tujuan dari pelatihan ini
1.    Bisa membuat Lampu Meja, Lampu Belajar, Jam Meja dan hiasan fungsional        lainnya.
2.    Bisa mandiri menjadi pengusaha kerajinan seni recycle.
3.    Mengasah jiwa kreativ
    
Sasaran
Dengan banyaknya angkatan kerja yang berlimpah di Indonesia, sudah saatnya kita mulai menciptakan usaha mandiri, artiya dimulai dari diri kita sendiri. Peserta terbuka bagi siapa saja yang punya kemauan keras untuk maju dan berani berusaha tidak tergantung pada orang lain.

Manfaat mengikuti workshop
  1. Bisa usaha sendiri  tanpa kesulitan modal
  2. Bisa menciptakan lapangan kerja baru
  3. Membantu sesama yang kesusahan, pemulung, pengangguran, gelandangan dsb.
  4. Mendidik untuk tidak hidup konsumtive
  5. Mengurangi konflik di masyarakan, kerena sibuk dengan pekerjaanya.
  6. Mencintai produk sendiri
  7. Ikut memelihara lingkungan kita, bersih dari polusi plastic.

III.Workshop Pembuatan Furniture  Dari Plastic Bekas

Pendahuluan
Kursi dengan anyaman plastik kresek
Semua orang pasti pernah belanja, dan semua orang pasti kenal dengan plastic pembungkus barang belanjaan, atau populernya  tas  kresek. Dari data yang ada rata rata rumah tangga di Indonesia berbelanja 4 kali dalam sebulan. Kalo sekali belanja membawa bungkus plastik ratarata 10 lbr, berarti sebulan masing2 rumah tangga sudah membawa pulang 40 lembar plastik beraneka macam ukuran dan bentuknya. Coba hitung kalo satu kampung, wah ternyata bisa segunung…trus kemana sampah plastic tersebut.. ya di buang begitu saja.
Mari kita amati satu persatu bungkus plastic tsb, terutama warnanya, sangat menarik, apalagi kalo dipilin-pilin, dan ditata, dirangkai, disambung sedemikian rupa, akan tercipta mosaic yang indah.

Latar Belakang
Manusia  adalah makhluk yang mudah bosan,  apalagi kalo melihat perabotan kita yang sudah tua dan usang, sebagai contohnya furniture yang ada di rumah kita, kursi sudah rusak kainnya, meja sudah retak kacanya. Kita pasti tidak akan membiarkan begitu saja. Beli! Dan beli lagi tentu, bukan solusi yang baik.
Padahal kalo kita amati furniture yang rusak kadang rangkanya masih kokoh, kenapa tidak kita coba untuk direkayasa ulang.
Coba kembali ke limbah pembungkus plastic tadi, dipilin-pilin, dirangkai, dikombinasikan , trus gantilah kain atau anyaman kursi kita yang sudah rusak. Orang pasti tidak menyangka kalo gambar kursi diatas adalah hasil renovasi kursi rusak dengan memanfaatkan limbah plastic pembungkus belanjaan.

Maksud dan Tujuan
Dengan melihat latar belakang di atas, diharapkan setelah mengikuti latihan ini, akan tercipta pengusaha yang bebas dari kendala:
  1. Modal
  2. Pendidikan
  3. Teknologi      
  4. Pemasaran

Tujuan dari pelatihan ini

1.    Bisa membuat furniture dari limbah plastic pembungkus

2.    Bisa mandiri menjadi pengusaha kerajinan seni recycle.

3.    Mengasah jiwa creative



Sasaran

Dengan banyaknya angkatan kerja yang berlimpah di Indonesia, sudah saatnya kita mulai menciptakan usaha mandiri, artiya dimulai dari diri kita sendiri. Peserta terbuka bagi siapa saja yang punya kemauan keras untuk maju dan berani berusaha tidak tergantung pada orang lain.

Manfaat mengikuti workshop
  1. Bisa usaha sendiri tanpa kesulitan modal
  2. Bisa menciptakan lapangan kerja baru
  3. Membantu sesama yang kesusahan, pemulung, pengangguran, gelandangan dsb.
  4. Mendidik untuk tidak hidup konsumtive
  5. Mengurangi konflik di masyarakan, kerena sibuk dengan pekerjaanya.
  6. Mencintai produk sendiri
  7. Ikut memelihara lingkungan kita, bersih dari polusi plastic.