Wednesday, January 9, 2013

Workshop Pembuatan Lampu Kontemporer



Pendahuluan
Banyak ditemukan sisa pipa plastic/pralon di banyak pembangunan gedung , rumah, jalan dsb.
Pralon sisa tersebut tidak bisa dikatakan bekas karena memang bahannya masih baru,hanya karena ukurannya yang pendek maka tidak bisa dipakai lagi untuk konstruksi, maka potongan pipa pralon tersebu dapat dimanfaatkan baik untuk lampu, atau jam meja juga hiasan lain yang unik. Ini sungguh bahan yang murah dan berlimpah di sekitar kita.

Latar Belakang
Banyak ditemukan di pasaran, produk produk buatan China, seperti lampu meja, jam meja dsb. Bisa dibilang tidak murah juga karena mutu dan kualitas barangnya yang biasa saja. Produk produk tersebut kebanyakan dibuat dari limbah plastic yang diproses lagi lewat fabrikasi dengan cara dilebur dan dibentuk lagi menjadi produk baru. Ironisnya bahan limbah plastic tsb banyak berasal dari Indonesia.
Nah  apa kita hanya diam saja! Padahal kita terjajah secara ekonomi.
Mari kita manfaatkan limbah plastic di sekitar kita menjadi barang seni yang fungsional. Kita harus bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri, missal  lampu meja, lampu belajar, jam meja, …yuk kita buat sendiri.

Maksud dan Tujuan
Pelatihan dimaksudkan agar terbentuk sumber daya manusia yang punya pemikiran maju dan keluar dari pola usaha biasa, yang selalu terkendala oleh:
1.    Modal
2.    Pendidikan
3.    Teknologi
4.    Pemasaran
Tujuan 
1.    Bisa membuat Lampu Meja, Lampu Belajar, Jam Meja dan hiasan fungsional lainnya.
2.    Bisa mandiri menjadi pengusaha kerajinan seni recycle.
3.    Mengasah jiwa creative 

Sasaran
Dengan banyaknya angkatan kerja yang berlimpah di Indonesia, sudah saatnya kita mulai menciptakan usaha mandiri, artiya dimulai dari diri kita sendiri. Peserta terbuka bagi siapa saja yang punya kemauan keras untuk maju dan berani berusaha tidak tergantung pada orang lain.

Manfaat mengikuti workshop
1.    Bisa usaha sendiri  tanpa kesulitan modal
2.    Bisa menciptakan lapangan kerja baru
3.    Membantu sesama yang kesusahan, pemulung, pengangguran, gelandangan dsb.
4.    Mendidik untuk tidak hidup konsumtive
5.    Mengurangi konflik di masyarakan, kerena sibuk dengan pekerjaanya.
6.    Mencintai produk sendiri
7.    Ikut memelihara lingkungan kita, bersih dari polusi plastik.